Kopral Gitar Bolong

Kopral Gitar Bolong sama sekali tidak bisa bermain gitar dia hanya bisa sedikit bermain ketipung saja, ketipung dari kulit kerbau bukan kulit durian tentunya, jika kulit durian alangkah hebatnya telapak tangannya menggerus duri-duri milik kulit durian. Tetapi telapak tangannya memang kuat, disitulah letak kehebatan yang dia miliki, yaitu: dia kuat tepuk tangan. Kopral Gitar Bolong bahkan bisa bertepuk tangan dan tepuk kaki sekaligus sambil bersorak sementara rokok menancap di antar dua bibirnya. Tetapi dia tidak bisa makan dengan kakinya, dia bukan kera, dia manusia biasa yang ingin cinta meski cintanya tidak bertepuk tangan melainkan bertepuk sebelah tangan. Lantaran kuat sekali bertepuk tangan juga kuat bertempik-sorak dengan mulutnya Kopral Gitar Bolong bisa punya usaha persewaan regu sorak dan tepuk tangan. Regu sorak dan tepuk tangan yang dia pimpin sering disewa di acara kampanye partai politik, konser, pertunjukan wayang sampai kompetisi futsal. Jika menyewa regu sorak dan tepuk tangan yang dipimpin Kopral Gitar Bolong maka ramailah acara itu, sorak-sorai dan tepuk tangan tak pernah berhenti dari awal sampai akhir acara, bahkan saat acara doa di kampaye pemilihan wali kota pun tetap regu sorak dan tepuk tangan akan berdoa sambil tepuk tangan. Usaha regu sorak dan tepuk tangan milik Kopral Gitar Bolong ramai meski tak begitu besar penghasilannya karena harus dia harus membayar anggota regu yang berjumlah lebih dari 300 orang dan semuanya suka tepuk tangan baik saat sedang kerja, saat terima gaji atau saat belum terima gaji.
Kopral Gitar Bolong lantas membuat usahanya yang lain: Persewaan kuli panggul untuk pertunjukan dangdut. Begitu yang sering ia lihat di pertunjukan dangdut di VCD maka ia mencobanya, siapa saja bisa menyewa anak buah Kopral Gitar Bolong untuk dipanggul biar bisa lihat penyanyi dangdut yang bergoyang di atas panggung.

Dreadlock - Drawing 6 2

Usaha itu baru dirintis saat Kopral Gitar Bolong jatuh cinta pada satu biduan dangdut yang semok. Waktu itu dia tengah mencoba kekuatan pundak seorang anak buahnya untuk kuli panggul di pertunjukan dangdut. Kopral Gitar Bolong dipanggul anak buahnya dan bergoyang mengikuti irama dangdut sampai ia kemudian terpana melihat biduan itu: Titi Jala-Jala yang berambut keriting lebat dan suka memakai stocking jala-jala di kedua kakinya yang jenjang dan mengkal.

Kopral Gitar Bolong selalu memakai topi pet dan baju militer bekas laksana seorang jenderal, kini dia juga selalu menggendong gitar bolong di punggungnya. Titi Jala-jala memberi syarat pada Kopral Gitar Bolong; ia mau jadi pacar Kopral Gitar Bolong jika Kopral Gitar Bolong membelikan dia rumah besar di tengah kota. Kopral Gitar Bolong tidak sanggup pada syarat itu, dia hanya bisa datang pada Titi jala-jala dan memberi Titi jala-jala rumah keong.

artflow_201702101856

Keong pemilik rumah itu entah sudah pergi kemana, mungkin kumpul kebo dengan keong lainnya di satu rumah keong yang tingkat, dua lantai dengan dua pintu besar di lantai atas dan lantai bawah. Titi Jala-jala meludahi Kopral Gitar Bolong dan bertepuk sebelah tangan untuk cinta Kopral Gitar Bolong.

Sejak itu Kopral Gitar Bolong selalu membawa gitar, tadinya ia ingin bisa bermain gitar dan bernyanyi lagu-lagu sendu melukiskan patah hatinya karena tidak mungkin dalam keadaan sedih dan patah hati setengah mati itu ia akan tepuk tangan seperti saat dia bekerja bersama regu sorak dan tepuk tangan meramaikan sebuah acara.

Dreadlock - Drawing 6

Nyatanya Kopral Gitar Bolong tak pernah bisa bermain gitar, ia sudah mencoba memetik gitar dengan jari-jari tangan kanan, tangan kiri, kaki kanan dan kaki kirinya tapi tetap tidak bisa bernada suara gitarnya. Sebab telapak kedua tangan dan kakinya telah kaku ia pakai terus-terusan untuk bertepuk tangan keras-keras. Maka dia hanya menggendong gitar bolong itu dan orang-orang memanggilnya Kopral Gitar Bolong. Seperti hatinya yang bolong karena luka patah hati ditolak cintanya oleh Titi Jala-jala dan dia hanya bisa bertepuk tangan saat sedih mengenang Titi Jala-jala.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s